Jumat, 20/12/2013 01:36 WIB
Halaman 1 dari 2
"1 tim terdiri 50-52 dokter yang dilibatkan untuk mendiskusikan penanganan tentang kasus ini," kata Juru Bicara Tim Dokter RS Dirgahayu, Samarinda, dr Dadik Agus SpB SpBA kepada wartawan di RS Dirgahayu, Kamis (19/12/2013).
Puluhan dokter yang menangani Natalia dan Natasia di RS Dr Sutomo, sebelumnya sudah pernah menangani kasus bayi kembar siam.
"Saya sendiri juga bagian dari tim dokter ini. Ini tim dokter yang solid, termasuk dari ilmu kedokterannya. Oleh sebab itu kasus ini memerlukan untuk dirujuk ke Surabaya," ujar Dadik.
"Di Kaltim, kita berharap dalam 2 tahun sudah ada punya seperti itu. Sekarang sedang berusaha mempersiapkan itu," tambahnya.
"Kenapa di Surabaya? Di (rumah sakit) Dr Sutomo paling sering tangani kembar siam. Saya pun termasuk tim di sana, sangat konsen dengan kasus seperti ini karena tidak mudah," terangnya lagi.
Operasi bedah segera dilakukan terhadap Natalia dan Natasia, mengingat kondisinya saat ini masih relatif baik. Diperlukan perawat khusus terlatih yang akan mendampingi hingga di Surabaya.Next
Menindak lanjuti permasalahan yang terjadi di Baten, Kementerian Dalam Negeri akan segera mengirimkan Tim ke Banten. Simak liputan lengkapnya di Reportase Malam pukul 01.38 WIB, hanya di Trans TV
(fdn/fdn)
news.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar