Kamis, 12 Desember 2013

Orangtua yang Permisif Membuat Tren 'Cabe-cabean' Menjamur

Orangtua yang Permisif Membuat Tren 'Cabe-cabean' Menjamur

Jumat, 13/12/2013 05:22 WIB

Jakarta - Fenomena 'cewek cabe-cabean' atau remaja putri yang sering keluar malam dan bergaul hingga menjurus ke hubungan seks bebas semakin memprihatinkan. Peran orangtua yang lebih liberal dinilai menjadi alasan hal tersebut menjamur di Ibu Kota.

"Sering anak-anak itu mendapat kekerasan di rumah, lalu mereka keluar. Sebenarnya tidak berpengaruh dari keluarga miskin atau kaya, orang tua yang cenderung permisif mendorong perilaku anak menjadi hedonis," ujar Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Aries Merdeka Sirait saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2013).

Aries menambahkan, pengawasan orang tua yang longgar membuat anak semakin leluasa dalam bergaul. Kebebasan yang dimiliki oleh seorang anak pun sering berujung pada berbagai perilaku yang melanggar aturan dan norma-norma yang berlaku.

"Fungsi pengawasan orangtua lemah. Bahwa perilaku seperti perjudian, minum-minuman keras, balapan sepeda motor, hingga ke seks bebas adal ah salah satu dari pengawasan ortu yang tidak baik," kata Aries.

Istilah 'cewek cabe-cabean' biasanya merujuk pada remaja putri tanggung yang sering keluar malam untuk sekedar nongkrong dan menonton balapan motor di jalanan Ibu Kota. Seringkali, mereka menjadi taruhan untuk berhubungan seks dengan pemenang balapan.


Ikuti berbagai peristiwa penting hari ini hanya di "Reportase Sore" Trans TV pukul 16.45 WIB

(dha/rvk)



Sponsored Link
news.detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar