Washington DC - Otoritas penerbangan AS membuat keputusan mengejutkan. Mereka akan mengizinkan penggunaan gadget secara bebas di dalam penerbangan, termasuk saat pesawat lepas landas dan mendarat! Tapi, ponsel tetap dilarang digunakan.
Dilansir dari News.com, Jumat (1/11/2013) US Federal Aviation Administration (FAA) mengeluarkan aturan yang lebih longgar untuk penggunaan gadget di pesawat. Aturan ini menurut FAA akan resmi berlaku pada akhir tahun.
"Penumpang akan bisa membaca eBook, main games, dan menonton video dari gadget mereka dalam semua proses penerbangan, dengan sangat sedikit pengecualian," kata FAA.
Pengecualian itu adalah, ponsel tetap tidak boleh dipakai untuk berkomunikasi dalam penerbangan. Otoritas penggunaan ponsel ditentukan oleh badan lain yaitu US Fe deral Communications Commission (FCC).
"Dengan aturan baru ini penumpang bisa dengan aman memakai gadget mereka dalam airplane mode, dari gate (keberangkatan-red) ke gate (kedatangan-red)," kata FAA.
Meski demikian, gagdet harus ditaruh di kantung kursi saat lepas landas dan mendarat. Setelah itu baru boleh dimainkan lagi. Browsing bisa dilakukan di pesawat dengan WiFi dan penggunaan keyboard Bluetooth juga diperbolehkan.
Keputusan mengejutkan FAA ini berdasarkan studi selama setahun oleh pakar penerbangan terkait pengunaan alat elektronik. Delta Airlines dan JetBlue Airways adalah maskapai AS yang akan langsung menerapkan kebijakan ini.
Selama satu dekade sebelumnya, penumpang pesawat di AS tidak boleh memakai alat elektronik kalau pesawat terbang di bawah 10.000 kaki (3.048 meter). Hal itu karena gelombang elektronik bisa mengganggu instrumen di kokpit pesawat.
Apakah Anda setuju penggunaan alat elektronik di pesawat? Utarakan pendapat Anda ke redaksi@detik.travel
news.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar