Jakarta, Di Indonesia, 152.000 balita meninggal dunia pada tahun 2012. Ini berarti 17 balita meninggal setiap jamnya. Beberapa provinsi di Indonesia bahkan memiliki angka kematian balita lebih tinggi dibandingkan dengan tingkat nasional, seperti di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tingkat kematiannya 58 per 1.000 kelahiran hidup. Karena itu yuk bantu selamatkan balita dari diare dan ISPA yang bisa mematikan.
Kegiatan membantu balita di Desa Bitobe NTT antara lain dikemas dalam kemitraan strategis Lifebuoy PT Trans Retail Indonesia (Carrefour). Hal ini juga dalam rangka Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 2013, dalam upaya menyelamatkan jutaan anak Indonesia melalui edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dicanangkan oleh Kemenkes RI, melalui salah satu pilarnya yaitu Cuci Tangan Pakai Sabun (CPTS).
"Sejak tahun 2008, Lifebuoy selalu bermitra den gan Kemenkes RI merayakan Hari Cuci Tangan Sedunia. Sungguh merupakan kebahagiaan tahun ini kami bisa memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dalam kemitraan bersama PT Trans Retail Indonesia. Kemitraan ini juga sejalan dengan Unilever Sustainable Living Plan melalui program '5 Tahun Bisa untuk NTT' di Indonesia," ujar Sancoyo Antarikso, External Relations Director & Corporate Secretary PT Unilever Indonesia Tbk dalam keterangan tertulis yang diterima detikHealth dan ditulis pada Minggu (27/10/2013).
Hal senada juga dilontarkan oleh RM Adji Srihandoyo, Corporate Affairs Director PT Trans Retail Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa kemitraan yang dilakukan ini didasari oleh visi yang sama, agar masyarakat Indonesia menjadi lebih baik.
Data Dinas Kesehatan menunjukkan dua pertiga dari kematian balita diakibatkan oleh penyakit seperti diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA). Hal ini sangat ironis karena diare dan ISPA dapat diceg ah melalui kebiasaan yang sederhana, murah, dan mudah, yaitu cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Kebiasaan ini dapat menurunkan risiko diare hingga 50 persen dan ISPA hingga 45 persen.
Adji menambahkan meskipun tidak langsung merasakan apa yang dialami oleh anak-anak di NTT, tapi masyarakat bisa selalu ikut membantu mereka. Salah satu cara membantu yang paling sederhana adalah dengan mendukung program ini. Salah satunya dengan cara berkontribusi donasi melalui pembelian produk Lifebuoy di toko Carrefour seluruh Indonesia selama periode 23 Oktober 2013 hingga 23 November 2013.
Menandai dimulainya kemitraan strategis tersebut sekaligus peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 2013, Lifebuoy dan Carrefour mengadakan perayaan yang dihadiri oleh 1.000 siswa SD, Ibu PKK, dan masyarakat umum pada 26 Oktober 2013 di lapangan Carrefour Lebak Bulus.
Acara yang dibuka secara resmi oleh Linda Amalia Sari Gumelar, Menteri Negara Pemberdayaan Perempu an dan Perlindungan Anak RI, ini bertujuan untuk mengingatkan seluruh lapisan masyarakat akan pentingnya cuci tangan pakai sabun untuk pencegahan penyakit dan sebagai momentum simbolisasi dukungan masyarakat untuk membantu anak-anak NTT capai usia 5 tahun dan seterusnya.
(ajg/vit)
health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar