Senin, 14/10/2013 04:49 WIB
"PKPU memiliki 4 agenda di Myanmar. Selain untuk pelaksanaan qurban, kami akan melakukan distribusi bantuan makanan, peresmian dan pembangunan 6 rumah sementara untuk para pengungsi dan merencanakan program kerja untuk tahun 2014. Kami berharap semua agenda tersebut dapat terlaksana selama 2 minggu kami berada di sini," kata Manager Rescue PKPU, Muhammad Kaimuddin, melalui rilis yang diterima detikcom, Senin (14/10/2013).
Kaimuddin mengatakan, timnya telah tiba di Yangoon Myanmar sejak Kamis (10/10). Bersama sejumlah organisasi kemanusiaan dari Malaysia dan Perancis, tim akan dipisah dengan dua kota tujuan yang berbeda, yaitu Thandwe dan Sittwe di negara bagian Rakhine.
Pada Sabtu (12/10), tim yang terdiri dari organisasi kemanusiaan MABIMS dari Malaysia dan HAMEB Peranc is,berangkat ke Thandwe, daerah yang awal bulan Oktober kemarin dilanda kerusuhan. Di Thandwe akan dilakukan persiapan qurban dan distribusi bahan makanan untuk 100 kepala keluarga.
"Dari data terbaru yang dihimpun oleh PKPU, saat ini terdapat lebih dari 200 ribu pengungsi di seluruh Myanmar dan yang terbanyak berada di negara bagian Rakhine yang dilanda kerusuhan SARA terparah. Untuk saat ini terus dibangun rumah sementara untuk para pengungsi dan distribusi berbagai makanan pokok untuk kebutuhan hidup," ujar Kaimuddin.
"Kami mohon doa dari masyarakat Indonesia untuk kelancaran pelaksanaan program sebar qurban dan berbagai program kemanusiaan di Myanmar. Kami masih membuka kesempatan kepada masyarakat Indonesia, jika ada yang ingin menyalurkan qurbannya untuk para pengungsi disini," lanjutnya
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore" pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV
(rna/mpr)
news.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar