Jakarta, Olahraga memang baik untuk kesehatan, baik untuk otot maupun untuk tulang. Jika melakukannya secara rutin, selain mendapat postur tubuh yang semakin bagus, tubuhpun akan semakin bugar. Tapi ternyata olahraga yang terlalu diforsir terutama untuk pemula itu tidak bagus lho.
"Untuk pemula, sebaiknya kenali dirinya dulu. Seberapa mampunya, jangan ikut-ikut orang. Kan kemampuan orang beda-beda. Kalau tidak, salah-salah tubuh bisa trauma, cedera," tutur Dr. Michael Triangto, SpKO, Spesialis Kedokteran Olahraga.
Hal tersebut ia sampaikan pada acara Peringati Hari Osteoporosis Nasional: CDR Mengajak Masyarakat Indonesia Untuk Tetap SEhat Dengan Aktif Bergerak, di Lotte Mart Kelapa Gading, Minggu (20/10/2013).
Selain itu ia juga mengatakan bahwa olahraga yang terlalu berkeringat juga tidak bagus. "Jangan salah olahraga yang terlalu berkeringat juga tidak baik. Saat kita terlalu berkeringat atau buang air kecil itu kan ada loss calsium, kalsium kita jadi berkurang. Jangan salah itu. Nah kalau kalsiumnya berkurang sedangkan kalsium dalam tubuh saja sudah kurang, bagaimana?," kata dr Michael.
dr Michael juga mengatakan bahwa orang awam berbeda dengan atlet yang sudah memiliki persiapan dan nutrisi yang baik. Sehingga apa bila olahraga tidak dilakukan dengan benar dan diforsir, akibatnya justru bisa beragam.
"Tidak pernah olahraga berat atau olahraga, tiba-tiba ikutan. Akibatnya apa? Bisa cedera, bisa keram otot, bisa pegal-pegal. Jadi segala suatunya harus terperogram, dan rutin, kalsiumnya diperhatikan," ujarnya.
Oleh karena itu, ia menyarankan untuk orang yang baru memulai olahraga sebaiknya selain menyesuaikan kemampuan juga memperhatikan asupan kalsium yang seimbang. Kalsium tersebut bisa didapat dari susu tinggi kalsium dan atau suplemen kalsium. Adapun suplemen kalsium yang baik menurutnya adalah yang berkarbonat karena kalsium jenis tersebut dapat lebih mudah diserap.
(vit/up)
health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar