Jakarta, Sejak Januari hingga Juli 2013, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengamankan 74.067 unit produk kosmetik 'ilegal' dari seluruh pasar kosmetik di Indonesia. Produk tersebut beredar di pasaran tanpa izin edar dan atau mengandung bahan berbahaya. Nah, produk berbahaya ini dikhawatirkan bisa menyebabkan kulit melepuh hingga kanker.
Drs. T. Bahdar J. Hamid, Apt., M.Pharm, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik, dan Produk Komplemen, menyebutkan kandungan berbahaya terbanyak antara lain merkuri, hidrokuinon, rhodamin, dan metanil yellow. Merkuri dan hidrokuinon terkandung dalam produk kosmetik pemutih kulit. Sedangkan rhodamin dan metanil yellow banyak ditemukan di kosmetik perwarna bibir ataupun pewarna pipi dan kelopak mata.
"Merkuri itu kalau orang awam menyebutnya air raksa. Efeknya bisa memutihkan dan mengencangkan kulit, ta pi kalau zat itu masuk ke aliran darah, bisa menyerang ginjal. Kemudian rhodamin, zat ini bagus dibuat lipstik atau pemerah pipi, karena digunakan sedikit saja warnanya sudah 'menyala'. Tapi biasanya kalau dipakai, terjadi oksidasi di kulit, jadinya kulit menghitam bahkan sampai melepuh. Itu susah hilangnya, karena sudah merusak jaringan kulit," tutur Bahdar usai seminar media tentang kosmetik berbahaya, di gedung BPOM RI, Jl Percetakan Negara No 23, Jakarta Pusat, Senin (21/10/2013).
Selain itu, Bahdar menambahkan hidrokuinon juga bisa menyebabkan kulit menghitam dan mengelupas. BPOM RI juga menemukan produk pewarna rambut yang mengandung timbal, yang dalam waktu singkat dapat menyebabkan alergi pada kulit kepala. Semua zat tersebut berpotensi menyebabkan penyakit yang lebih berat di kemudian hari. Bahkan untuk pemakaian dalam jangka waktu panjang, zat-zat itu dapat merusak fungsi ginjal dan memicu kanker.
"Kalau memang mau mencoba suatu produk kosmetik, coba du lu oleskan di belakang telinga. Kalau tidak apa-apa, ya teruskan. Tapi kalau kemudian panas atau jadi alergi, jangan dilanjutkan pemakaiannya. Orang Indonesia banyak yang percaya, kalau kulitnya mengelupas berarti obatnya manjur, padahal tidak selalu begitu. Cewek-cewek Indonesia kan senangnya begitu, kulit putih, bibir merah. Ha ha ha," ucap Bahdar sambil bercanda.
(vit/vta)
health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar