Jakarta, Dari tahun ke tahun, peringatan Hari AIDS selalu diwarnai kontroversi tentang kampanye penggunaan kondom. Sebagian menganggap, sosialisasi kondom di kelompok berisiko adalah legalisasi seks bebas.
Terkait hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama aliuas Ahok berharap tidak perlu ada polemik. Penggunaan kondom dinilainya sebagai bentuk pencegahan untuk melindungi keluarga dari infeksi HIV (Human Imunodeficiency Virus) penyebab AIDS.
"Kalau berisiko, ya harus menggunakan kondom," kata Ahok saat menghadiri peringatan Hari AIDS di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (1/12/2013).
Ahok menilai, kondom tidak perlu dianggap sebagai hal yang tak enak untuk dibicarakan. Dari sejak zaman nabi, menurutnya perilaku berisiko selalu ada dan satu-satunya pencegahan bagi yang tidak bisa mengendalikan perilaku seksnya adalah dengan menggunakan kondom.
Perilaku seks berisiko, masih menurut Ahok bisa ditemukan di mana saja. Bahkan di kalangan remaja, seks bebas bisa juga terjadi di sekolah dan kampus-kampus.
Ahok juga mengingatkan, tes HIV penting dilakukan oleh kelompok berisiko antara lain mereka yang gonta-ganti pasangan seks dan pengguna narkoba suntik. Jika terdeteksi sejak dini, HIV bisa dikendalikan dan dicegah penularannya ke orang lain, termasuk ke anak-anak.
Jumlah pengidap HIV di jakarta sendiri menurut Ahok terus meningkat. Namun menuruttnya, hal itu bisa diartikan positif karena menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat untuk tes HIV.
"Yang kita khawatir kan justru yang nggak sadar," kata Ahok.
(up/vit)
health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar