Jakarta - Kemunculannya Astrid di tahun 2003 lewat single soundtrack 'Ratu Cahaya' langsung menarik perhatian Sony Music Indonesia karena karakter wajah dan suranya dinilai begitu lekat dengan Bjork. Hingga 10 tahun perjalanan kariernya, barulah Astrid berhasil bebas tanpa identitas sang idola.
Hampir bisa dipastikan semua orang setuju bahwa Astrid sangat banyak terpengaruh dengan penyanyi asal Islandia tersebut. Dan Astrid sendiri mengakui saat itu, dirinya memang belajar banyak dari Bjork.
"Kalau dulu ya memang inspirasinya Bjork. Karena aku juga dulu dengerinnya Bjork mulu. Aku memang, eksplorasi vokalnya Bjork banget.
Akhirnya menjadi ciri khas," kenang pelantun 'Mendua' itu saat bermain ke kantor detikHOT belum lama ini.
Jika ada yang tidak tahu, bahkan satu kelompok yang dengan sengaja mempelajari teknik bernyanyi Astrid yang tidak pernah sama dengan penyanyi-penyanyi lain di Indonesia.
"Karena ada orang yang ngulik soal cara nyanyi aku, misalnya kalau nyanyi huruf yang depannya 'K'atau 'T'," lanjutnya bercerita.
Tapi semakin jauh berjalan, sudah waktunya bagi penyanyi berdarah Surabaya itu untuk melepaskan image pelantun 'All Is Full of Love'. Walaupun sesungguhnya, perangai Bjork masih akan terus menempel kepadanya. Next »
(hap/mmu)
Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!
hot.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar