Jakarta, Beragam cara orang tempuh untuk mendapatkan perut yang rata. Jika Anda memiliki misi yang sama, Anda bisa menjadikan hulahup sebagai salah satu alternatif meratakan perut. Sebab alat ini ampuh untuk menurunkan berat badan dan membakar lemak, terutama merampingkan perut.
Nah, sebelum Anda memasukkan hulahup ke dalam rutinitas fitness Anda, penting untuk Anda ketahui bahwa untuk meratakan perut, jangan gunakan hulahup yang sama dengan mainan anak-anak. Untuk fitness dan menurunkan berat badan, carilah hulahup yang khusus dirancang untuk berolahraga, yaitu hulahup yang memiliki beban.
Tujuannya adalah untuk meningkatkan intensitas serta membakar kalori. Hulahup yang memiliki beban akan lebih berat daripada hulahup biasa. Jika Anda mampu bermain hulahup ini selama 10 menit tanpa berhenti, Anda sudah membakar cukup banyak lemak dan kalori di perut Anda.
Lantas, bagaimana cara memilih hulahup yang tepat untuk meratakan perut? Perhatikan beberapa hal berikut. Pertama, pastikan ukuran hulahup yang Anda beli tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda. Caranya tegakkan hulahup sehingga vertikal dengan tanah. Pastikan tinggi hulahup mencapai pinggang hingga dada Anda. Itulah ukuran hulahup yang sesuai dengan tubuh Anda. Konsultasilah dengan dokter apabila Anda memiliki masalah dengan punggung, untuk mencegah timbulnya efek samping dari penggunaan hulahup.
Saat bermain hulahup, ada beberapa otot pada tubuh yang bekerja. Saat Anda beraksi dengan hulahup pada perut Anda, otot perut akan bergerak dan akhirnya mampu membakar kalori dan lemak. Jika Anda menurunkan hulahup ke pinggang hingga pinggul, maka Anda akan membakar kalori pada bagian tersebut. Jangan khawatir, ternyata kaki dan tangan pun turut bergerak ketika Anda bermain hulahup.
Berikut adalah beberapa keuntungan yang akan Anda peroleh dengan rutin bermain hulahup: membakar lemak, memperj elas bentuk tubuh, meningkatkan ketahanan tubuh, meningkatkan kesehatan mental, serta meningkatkan pula fleksibilitas tulang punggung. Demikian dikutip dari Health Me Up, Sabtu (30/11/2013).
(vit/vit) health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar