Sabtu, 30 November 2013

Hapus Stigma Negatif, Tes HIV Kini Bisa Dilakukan di Tempat Kerja

Hapus Stigma Negatif, Tes HIV Kini Bisa Dilakukan di Tempat Kerja

Jakarta, Menjelang peringatan Hari AIDS Sedunia yang akan jatuh pada tanggal 1 Desember nanti, Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi memaparkan program pencegahan penularan HIV di kalangan pekerja. Program yang juga didukung oleh organisasi internasional seperti International Labour Organization (ILO) dan The Joint United Nations Programme on HIV and AIDS (UNAIDS) ini bernama VCT at Work.

"VCT at Work adalah program yang ditujukan untuk pencegahan penularan HIV pada pekerja," ujar wakil direktur ILO Michiko Miyamoto.

Program yang baru dikenalkan secara global pada Juni tahun lalu ini selain berutujuan untuk mencegah penularan HIV pada pekerja juga mempunyai tujuan untuk menghapus diskriminasi pada pekerja pengidap HIV.

Menurutnya, pengidap HIV yang bekerja kerap kali merasakan diskriminasi. Sehingga masalah in i bukan lagi hanya masalah kesehatan, namun juga merupakan kemanusiaan dan HAM.

"Tujuan kami adalah menghilangkan diskrimasi pada pekerja pengidap HIV dengan cara menganjurkan para pekerja untuk melakukan tes secara sukarela," ujarnya pada acara Konferensi Pers Hari AIDS Sedunia yang bertempat di sekretariat Komite Penanggulangan AIDS Nasional, Wisma Sirca, Jl. Johar, Menteng Jakarta Pusat yang ditulis detikhealth pada Sabtu (30/11/2013).

Lebih lanjut, Michiko menjelaskan kalau proses tesnya sangat mudah dan tidak berbelit-belit. Para petugas tes akan datang ke kantor atau perusahaan-perusahaan. Setelah itu, para pekerja akan diambil darahnya satu persatu. Namun, prosesnya harus dilakukan tanpa paksaan dari atasan.

Michiko juga menekankan kalau seluruh hasil dari tes ini tidak akan dipublikasikan. Hasil tes serta isi materi konseling bersifat confidential.Next

(vit/up) health.detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar