Jakarta, Sampai saat ini, orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di kalangan masyarakat masih sering mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan. Padahal sebenarnya HIV hanya bisa menular melalui beberapa cara tertentu, bukan melalui hubungan sosial biasa.
"HIV tidak menular melalui hubungan sosial biasa seperti misalnya tinggal serumah dengan ODHA, berjabat tangan, makan bersama, berpelukan, dan bahkan berciuman," ujar dr Leo Indarwahono, Executive Director Indonesian Business Coalition on AIDS (IBCA), dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Hotel Royal Kuningan, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Selasa (12/11/2013).
Menurut dr Leo sendiri, HIV dapat ditularkan melalui empat jenis cairan saja, yaitu darah, sperma, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI).
Untuk darah, biasanya akan lebih mudah menular melalui transfusi, penggunaan napza dengan jarum suntik bergantian, dan penggunaan kegiatan medis dengan alat tusuk dan iris yang tercemar dengan HIV. Sementara untuk sperma dan cairan vagina, HIV ditularkan melalui hubungan seksual dengan orang yang sudah terinfeksi oleh HIV.
"Misalnya suami melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan wanita lain atau menggunakan narkoba dengan jarum suntik bergantian, ia tertular HIV dan kemudian melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan istri, maka istri akan tertular HIV. Nanti saat istri hamil dengan kondisi HIV-AIDS, maka bayi berisiko terinfeksi HIV-AIDS," tutur dr Leo.
Sementara untuk ASI, biasanya terjadi melalui air susu dan proses menyusui. Saat menyusu, puting ibu bisa terluka dan berdarah, maka HIV pun akan tertular pada bayi.
(ajg/vit)
health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar