Kamis, 07 November 2013

Ini yang Sebaiknya Dilakukan Saat Tes HIV Menunjukkan Hasil Positif

Ini yang Sebaiknya Dilakukan Saat Tes HIV Menunjukkan Hasil Positif

Jakarta, Takut mengetahui jika dirinya positif terinfeksi HIV kerap menjadi alasan beberapa orang yang enggan melakukan tes HIV. Sebaiknya, apa yang bisa dilakukan seseorang saat menghadapi kenyataan bahwa dirinya terinfeksi HIV?

"Pastinya berbicara. Makanya saat tes HIV itu akan ada dokter yang biasanya bisa diajak ngobrol," papar Koordinator Pelayanan Medik Unit Pelayanan Terpadu (UPT) HIV-AIDS RS Cipto Mangunkusumo, Dr dr Evy Yunihastuti SpPD kepada detikHealth.

Hal itu disampaikan Dr Evy usai Konferensi Pers TemanTeman.org 'Pentingnya Tes HIV/AIDS Sejak Dini dan Secara Berkala' di Auditorium Prof. M. Soekarjo RS Cipto Mangunkusumo, Jl Diponegoro, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2013)

Selain dengan dokter, menurut Dr Evy pasien bisa juga berbagi cerita dan membicarakan apa yang ia alami melalui program konseling atau bergabung dengan LSM sesama o rang dengan HIV-AIDS (ODHA). Namun, ia menambahkan, untuk menceritakan masalahnya, sebaiknya pilih orang yang benar-benar bisa dipercaya dan benar-benar mengerti tentang HIV-AIDS.

"Jangan cerita ke orang yang nggak ngerti dan justru bikin dia makin down misalnya dia malah bilang, ntar elo mati dong, kan enggak bisa kayak gitu. Nah, untuk meyakinkan dirinya supaya enggak down, pasti itu butuh waktu," jelas Dr Evy.

Menurutnya, setiap orang butuh penyesuaian untuk bisa menerima kenyataan yang tengah dihadapi, apalagi terkait dengan masalah kesehatannya. "Tidak ada orang yang bisa menerima suatu kenyataan langsung saat itu juga," ujar Dr Evy.

Diharapkan, orang yang positif HIV bisa menerima keadaannya lebih cepat sehingga dia bisa berbuat sesuatu yang positif. "Biasanya kan waktu ketahuan, terus dinilai kondisinya gimana. Kalau ada infeksi disembuhkan dulu misalnya ada TBC, maka disembuhkan dulu. Setelah itu baru dikasih ARV," kata Dr Evy.

(vit/vit) health.detik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar