Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 06/11/2013 09:31 WIB
Kondisi tersebut disebabkan oleh 'Butterfly Disease' atau dalam istilah medis dikenal dengan epidermolysis bullosa. Epidermolysis bullosa (EB) adalah gangguan genetik langka yang membuat kulit kehilangan unsur sangat penting yang berfungsi untuk mengikat.
Kondisi ini membuat kulit mudah terluka ketika disentuh, persis seperti ketika Anda menyentuh sayap kupu-kupu. Penderita kondisi langka ini pun sering dijuluki 'anak kupu-kupu' karena memiliki kulit serapuh sayap kupu-kupu.
Mayoritas orang dengan EB tidak bisa hidup lebih dari usia 30 tahun karena kondisi langka ini membuatnya lebih rentan terhadap kanker tertentu dan cedera yang sering menyebabkan infeksi.
Berikut 6 penderita epidermolysis bullosa, orang-orang yang kulitnya separuh sayap kupu-kupu, seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, Rabu (6/11/2013):
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!
3 health.detik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar