Sakai, Beberapa opa dan oma terlihat berkumpul di kantor Kuil Shinme, Ohama di Kota Sakai, Jepang. Dengan senyum merekah, berbaju olahraga dan bertopi merah, mereka berkumpul dan bercengkerama. Hari Kamis (7/11) itu adalah jadwal rutin mereka untuk mendaki gunung.
Osamu Okada (80) memimpin para opa dan oma melakukan peregangan di halaman kantor kuil. Tak lama, mereka keluar kantor kuil untuk berjalan kaki. Tujuannya, mendaki gunung.
Menyusuri trotoar di Sakai yang ramah bagi pejalan kaki, menyusuri bantaran sungai yang bersih, melihat pelabuhan dan mercusuar tua, melewati pedestrian di bawah jembatan layang, hingga Taman Ohama yang cukup luas.
Kendati sudah berusia senja, opa-oma itu rupanya berjalan cukup gesit. Para jurnalis Sakai Asean Week 2013 yang mengikuti mereka saja sampai keteteran. Namun udara yang cukup sejuk dan pemandangan indah di sepanjang perjalanan itu membuat kaki yang beranjak lelah melangkah seperti mati rasa.
Sekitar 2 km para opa-oma itu melangkah, inilah puncaknya. Mereka akan mendaki Gunung Sotetsu, yang berketinggian 6,84 meter! Ya, bentuknya seperti bukit. Namun di masa lalu, dari sekitar puncak gunung ini bisa memandang bebas ke laut, beberapa gunung juga bisa dilihat dari sini, demikian salah satu keterangan yang ada di puncak gunung itu.
Tak sampai 5 menit, sampailah mereka ke puncak. Di atas puncak sana para opa-oma itu kembali berkumpul melepas lelah sejenak sambil bercengkrama kembali.
Begitulah aktivitas komunitas Ohama Koen Walk ini setiap Senin dan Kamis tiap pekan yang dimulai pukul 09.00 waktu setempat. Okada, yang termasuk sesepuh kelompok ini mengatakan 2 manfaat yang didapatnya.Next
Papan kuning yang tergantung di Kuil Shinme artinya 'Mari bergabung bersama tiap Senin/Kamis jam 09.00 untuk berjalan kaki bersama' (Hany/detikcom)
Patok di kaki gunung yang bertuliskan nama gunung 'Sotetsuyama' ( Hany/detikcom)
Kakek dan nenek yang awet bugar (Hany/detikcom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar